Cintai.Net - Situs Wedding Indonesia

Cara Mengurus Surat Nikah ke KUA

cara mengurus surat nikah di kua

Cara Mengurus Surat Nikah ke KUA – Setelah terjadi kesepakatan diantara dua keluarga maka biasanya dilanjutkan mengurus surat nikah ke KUA. Disela persiapan resepsi perkawinan tentu harus menyisihkan waktu mengurus surat sakti ini. Karena dengan memiliki surat nikah, artinya pasangan pengantin tersebut telah resmi menjadi pasangan yang sah dan tercatat menurut hukum di Indonesia.

Surat nikah biasanya juga berfungsi pada hal-hal terkait peraturan hukum di Indonesia. Misalnya jika mengambil KPR atau KKM (Kredit Kepemilikan Mobil) biasanya diminta fc surat nikah. Ataupun pindah di lingkungan baru /perumahan baru akan diminta fc surat nikah oleh ketua RT setempat. Untuk membuat pasport pun demikian. Jadi jangan sampai sudah menikah, tapi belum punya surat nikah ya.

Sebagai calon pengantin yang sedang sibuk  dengan pekerjaan / aktivitasnya akan menggunakan jasa calo ataupun minta tolong keluarga untuk mengurusnya. Padahal kalau diurus sendiri juga tidaklah rumit, hanya harus mengerti syarat maupun prosesnya. Berikut ini syarat dan aturannya :

1. Kapan dan dimana akan menikah

Pastikan dahulu diantara kedua keluarga pasangan pengantin kapan dan dimana akan dilaksanakan akad nikah / ijab kabul. Sehingga akan dicek apakah ada jadwal di hari tersebut atau tidak oleh pihak KUA. Dan salah satu calon mempelai akan mengurus surat numpah nikah dikarenakan nikah di domisili calonnya.

2. Kapan harus ke KUA

Mengurus di kantor KUA setidaknya 14 hari sebelum hari ijab kabul, lebih baik lagi jika dilakukan jauh-jauh hari. Karena mengurus surat nikah KUA lebih cepat akan bisa mendapatkan jadwal yang sesuai keinginan. Tapi jika mengurusnya mepet waktunya maka jadwal bisa digeser mundur jika penghulu sudah melayani akad nikah lain.

3. Apa yang harus dibawa ke KUA

- Surat pengantar menikah dari RT setempat (Membawa fc KTP, fc KK). Dilanjutkan ke Ketua RW untuk meminta stempel pengesahan.
- Ke kelurahan untuk membuat surat N1 (Surat keterangan untuk menikah), Nw (Surat keterangan asal-usul), N4 (Surat keterangan tentang orang tua) dan surat pengantar nikah.
- Foto copy KTP kedua calon pengantin masing-masing 4 lembar
- Foto copy KK (Kartu Keluarga) kedua calon pengantin masin-masing 4 lembar
- Pas Foto kedua calon pengantin. 4 lembar ukuran 2×3 dan 4 lembar ukuran 3×4
- Foto copy surat talak/ akta cerai dari pengadilan agama/ pengadilan negeri untuk pasangan pengantin berstatus janda / duda
- Surat ijin kawin dari atasan/ komandan untuk calon pengantin anggota TNI/ POLRI
- Materai 6 lembar

Setelah semua proses dilalui makan tinggal menunggu hari akad nikah. Oh ya, jangan lupa meminta no telp penghulu agar dapat di ingatkan kembali perihal hari akad nikah dan mungkin lokasi berlangsungnya akad nikah. Untuk biaya menikah bervariasi mulai dari Rp 250.000 – Rp. 1.500.000 tergantung domisili calon pengantin.